Social Icons

Jumat, 22 April 2016

Beruntungnya Aku Sehari Bersama Sheila On 7 Edisi II Part 2

Semarang, 6 Juni 2015
Tepat pukul 19.00 WIB Saya bergegas ke Stasiun, saya mendapat tiket keberangkatan pukul 22.30 dengan tujuan stasiun Gubeng dekat dengan Hotel tempat Sheila konser, ketika waktu sudah menunjukkan pukul 22.15 saya bergegas masuk ke peron, ternyata kereta yg saya akan tumpangi sedang bermasalah di Tegal dan entah sampai kapan akan sampai Semarang, petugas menyarankan untuk berganti kereta. Tanpa pikir panjang saya akhirnya berganti kereta yg akan berangkat pukul 23.00 dengan tujuan Stasiun Karang Turi.
Kondisi saya saat itu sendirian, karena Kakak saya memutuskan pulang pada pukul 22.30. padahal saya belum pernah sama sekali naik kereta dan ini adalah perjalanan perdana ke Kota Surabaya. Dengan berbekal kemantapan hati dan tujuan untuk bertemu Sheila, saya nikmati saja malam itu.
Sekali naik kereta langsung eksekutif
Tak lama, saya sudah berada di kereta, kira-kira pukul 04.00 saya sampai di Stasiun Karang Turi. Bergegas keluar dan menuju masjid terdekat. Ternyata masih dikunci. Saya menunggu sendiri sampai waktu subuh dan kemudian masuk. Solat berjamaah. Ketika kiranya sudah mulai sepi saya agendakan mandi di kamar mandi Masjid tersebut. Barang bawaan sudah saya amankan di balik lemari mukena. Pukul 05.00 selesai mandi saya sudah siap untuk pergi. Namun ternyata saya terkunci di dalam Masjid. Gerbang masjid sudah tertutup rapat, tidak ada jalan keluar. Sempat orang yang lalu lalang saya mintai tolong, namun Cuma menunjukkan rumah petugasnya saja. Baru pukul 05. 30 ada orang yang keluar membawa kunci. Alhamdulilah.

Menunggu Mas Yugis di Jl. Semarang Stasiun Karang Turi

Tahu kalau saya belum tahu besok pulang bagaimana, saya kemudian ke Indomaret stasiun untuk memesan tiket pulang ke Semarang. Sambil menunggu Mas Yugis pemenang asli Surabaya yang dengan senang hati mau menjemput di stasiun, saya keluar stasiun dan mencari sarapan. Janjian dengan Mas Yugis pukul 07.00 namun sampai pukul 07.30 tidak juga kunjung datang, sempat takut kalau Mas Yugis tidak jadi menjemput.
Walaupun sedikit telat, akhirnya Mas Yugis datang dan kami siap menuju ke Hotel tempat janjian dengan Mas Ibeng Manajemen Sheila bagian fansclub kala itu.  Ternyata sesampainya di hotel masih sepi, belum ada tanda-tanda yang lainnya. Mba Resti datang setelah kami dan setelah itu cukup lama kami menanti. Entah apa yang dipikirkan orang-orang hotel ada 3 mahkluk yang sejak pagi duduk di lobi hotel tanpa ada kegiatan :P .
Mas Yugis SBY, Mb Resti Bangkalan, Me
Namun keberuntungan datang, ada sosok laki-laki ganteng yang mempunyi senyum menawan menghampiri kami, “ Cah BASB yo??” sapa Baba Duta mengawali. “ Sek yo” lanjutnya. Artis mana lagi coba yang mau menyapa dulu fansnya dan menghampiri juga. Walaupun si Danar pemenang ke 4 belum datang, Baba Duta sudah mempersilahkan kalau mau foto, ada juga Bunda Adel , Aisha dan Ayman.

Setelah pertemuan singkat dengan Duta  yang pertama bagi saya, Mas Yugis minta ijin untuk menjemput Danar, entah dimana. Baru kemudian Mas Ibeng datang ke lobi menghampiri kami. Kami pun diajak ke atas untuk cek sound bersama mas-mas crew Sheila on 7. Sayang, gitar legendaris yang bertuliskan I love My Sephia tidak dibawa oleh Mas Eross karena sedang masuk bengkel.
Cek Sound
Sampai sore kami cek sound dan asyik berfoto, dan  dipersilahkan masuk ke kamar crew untuk bersiap bertemu bapak-bapak yang akan mengahdiri Ultah SG 7 Jatim. Sangat terasa deg-degan karena ini pertama kali kami masuk kamar para personil Sheila On 7 yang terbagi menjadi 2 kamar. Ada beberapa mangkok mie ayam yang tinggal tulang ceker ayam dan botol saos tertumpuk di meja. Ada yang sedang rebahan di kasur sambil bermain HP yaitu Mas Ferry, Mas Adam yang menjerit dengan terpaksa melihat kedatangan kami dan menyuruh ke kamar sebelah yang terhubung. Terlihat sosok Mas Brian yang sedang asyik menonton TV dan Mas Eross yang mempersiapkan alat tempur gitar-gitarnya. Agak canggung juga masuk ke kamar para lelaki itu, makannya kami langsung keluar sebelum ada berita aneh :p. Di lorong kamar hotel inilah foto pertama kami bersama seluruh personil Sheila On 7. Mas Duta dan Mas Adam sudah jonggok dan siap diambil foto bersama kami. Betapa humblenya mereka J.
Sheila On 7
Foto lengkap pertama di lorong kamar hotel
Di luar sudah ada mobil yang siap mengantar kami ke tempat ultah SG 7 Jatim. Saya belum bisa membayangkan bagaimana saya masih canggung untuk memulai pembicaran ketika satu mobil bersama Mas Eross dan Mas Adam. Saya dan Mbak Resti mencoba basa-basi dengan menanyakan gitarnya Mas Eross yang legendaris. Ternyata sedang diperbaiki, karena lehernya patah atau apa begitu saya sedikit lupa. Belum sempat mengobrol lebih jauh, mobil sudah sampai di tujuan.




Sheila On 7
Makan malam
Acara yang sederhana namun hangat karena tidak ada jarak antara idola dan fans terlihat di ultah SG7 Jatim. Setelah Bapak-bapak (Sheila On 7) memotong tumpeng, menyanyikan beberapa lagu dan berfoto bersama kami bergegas ke sebuah cafe untuk makan malam. Cafe yang menyediakan masakan itali (mungkin Mas Duta juga mau study banding dengan Il Mondo). Waktu luang menunggu makanan datang kami manfaatkan untuk meminta tanda tangan Bapak-Bapak ke seluruh album dan koleksi yang kami bawa dari rumah masing-masing.  Mbak Resti dan Mas Yugis juga memberikan oleh-oleh untuk Bapak-Bapak. Saya malah meminta oleh-oleh berupa video ucapan dari Baba Duta dan Mas Eross J.
Sheila on 7
Mbak Zahwa dan Mas Muh
Waktunya kami kembali ke hotel untuk bersenang-senang, sebenarnya sudah dari sore tadi saya merasa senang. Kami ke kamar crew So7 untuk bersih diri dan ganti kostum begitupun Bapak-Bapak. Tepat pukul 21.00 kami menuju ke backstage. Ternyata suasananya santai dan penuh canda sambil menunggu jadwal perform.  Karena sedikit santai, saya dan Mbak Resti ke stand merchandise untuk membeli sebuah kaos agar bisa ditanda tangani Bapak-Bapak. Eh, malah bertemu Mbak Zahwa dan Mas Muh (BASB sebelum kami). Tak lama berbincang, kami kembali ke backstage dan bersiap untuk ke panggung.
Momen sebelum manggung yang tidak bisa terlupa adalah bagaimana keluarga adalah penguat dan pemberi semangat untuk menampilkan yang terbaik. Aisha yang datang dari arah berlawanan memeluk Baba Duta sebelum Baba naik ke panggung. Saya merasa terharu. Setelah semua personil ke atas panggung dan menyapa Sheila Gank disana kami untuk pertama kalinya menikmati penampilan Sheila On 7 tepat di depan panggung, di depan pagar besi yang bisanya sebagai tempat favorit saya untuk berpegangan tangan menahan desakan penonton dari belakang ketika ngonser. 


Feat Baba Duta

Sebuah momen spesial tidak berhenti disitu. Ditengah konser Baba meraih kamera digital saya yang sedang merekam aksi mereka dan  menghampiri saya di depan panggung kemudian kami bernyanyi bersama. (FYI, entah saking canggung atau apa. Padahal saat itu lagu lapang dada yang sedang hits-hitsnya, namun saya blank). Waktu sepertinya berlalu cepat. Konser sudah selesai kami terburu buru kembali ke Backstage. Tampak Bapak-bapak lelah, namun masih sempat bercanda tentang aksi di panggung tadi.
Momen di backstage  berakhir dengan berfoto bersama pemenang BASB Surabaya dan seluruh personil Sheila On 7. Kami kembali ke kamar bersama lewat jalur belakang, membereskan barang bawaan kami dan berpamitan dengan Baba Duta.
Sheila On 7
Suasana terakhir di Backstage
Cerita saya tidak sampai disini. Saya masih harus kembali ke Jawa Tengah. Mas Yugis pukul 01.00 masih mau mengantar saya ke Stasiun Karang Turi. Di stasiun suasana sudah sepi. Hanya beberapak sopir taksi dan penjual makanan. Saya yang tidak ada persiapan untuk bermalam di hotel/motel/sejenisnya. Sempat mau tidur di depan alfamart stasiun namun akhirnya saya memutuskan untuk tidur di depan loket karcis sambil menunggu subuh. Sudah tidak bisa berpikir panjang, dengan sedikit mengatur posisi duduk saya lesehan menyempil di pojokan untuk beristirahat. Di sisi lain, ada juga beberapa orang yang tidur.

Waktu subuh sudah tiba, saya bergegas solat di Masjid yang kemarin. Namun kali ini saya tidak mandi. Takut terkunci lagi dan mengingat jadwal keberangkatan saya adalah pukul 07.00 menuju stasiun Poncol Semarang. Masih ngantuk dan cuuma sarapan roti yang semalam dibeli di alfamart. Selama di kereta saya habiskan untuk tidur, barangkali saya masih bisa bermimpi dan mengingat memori kemarin malam bersama BASB dan Bapak-Bapak Sheila On 7.



INILAH POSE  BASB_SURABAYA KALA ITU






Perjumpaan Awal Kami
basb
Seluruh pemenang BASB_SBY

BasbSo7
Danar-Mas Ibeng (Fans Club) - Anis - Mas Yugis - Mb Resti









Rabu, 06 April 2016

Festival Kartini IV 2016

Selamat datang April :D
Apa yang spesial dari bulan April ???
Sebagai warga negara Indonesia pasti tidak asing dengan bulan April adalah bulannya Kartini. Sosok perempuan yang menyerukan emansipasi wanita.
Tahun ini kembali akan diadakan Festival Kartini ke IV yang sudah dimulai sejak tahun 2013. festival Kartini IV dimulai tanggal 8 April s.d 21 April. Dalam festival kali ini saya tertarik mengunjungi Seminar Nasional yang menghadirkan artis yang berperan dalam penggarapan film 'Kartini'.  Selain saya mengagumi seorang RA. Kartini, dibuktikan dengan inisial yang selalu saya gunakan yaitu RA. Saidah singkatan dari Rahman Anis Saidah. Nama asli saya dalam tata tulis daftar pustaka :D. Dalam seminar kali ini saya juga tertarik dengan kehadiran artis cantik yang sangat Indonesia nan cerdas Dian Sastrowardoyo serta sutradara handal dan sering dianggap kontroversial Mas Hanung Bramantyo. Saya penasaran ingin melihat langsung sosok Mbak Dian. Yang menurut saya beliau adalah sosok Kartini masa kini :).
Semoga kesampaian lah :D
Aamiin Ya Robbal Alamin.

Masih banyak kegiatan dalam Festival Kartini IV.
Jadwal bisa dilihat dibawah ini :D

Rabu, 23 Maret 2016

Bintang Jatuh

antara harapan dan hasrat
melebur bersama ambisi
tak pernah terlihat menyendiri
terlihat samar-samar menjadi cita-cita

halus membelai kenyataan dan khayalan
seakan tak ada pilihan
usaha dan doa tak ayal mengiringi
bersama ironi jiwa dan raga yang tertempa

masih sama dengan keadaan yang bermula
tapi tak kunjung menjalar
tak menemuan tepi

dahaga akan nama,
namun bersahaja dalam jiwa

22 Agustus 2015

Sabtu, 30 Januari 2016

Beruntungnya Aku Edisi Surabaya “Perjuangan dan Kenekatan” Edisi II Part 1

Setelah kemarin saya posting mengenai bagaimana saya mengikuti kuis BASBSO7 sampai akhirnya dapat memenangkan kuis yang ke 10, kali ini saya akan bercerita secara lengkap dari awal proses mengikuti BASBSO7_SBY sampai dapat ke Surabaya dan pulang kembali ke rumah. Selamat menyimak :D
Baik,, cerita kali ini bermula ketika saya sedang asyik duduk di halaman kampus PGSD UNNES, Rabu 3 Juni 2016 sambil menikmati persembahan pagelaran musik dari angkatan 2013 yang sedang ujian mata kuliah musik. Sambil mendengarkan alunan musik, saya membuka twitter lewat Handphone. Ada sebuah tweet dari akun Sheila on 7 yang katanya akan diadakan kuis di Surabaya. Semalaman saya pantau terus tapi tidak kunjung diberitahu apa syarat dan pertanyaan kuis. Esoknya, kamis ketika akan berangkat ke kampus kembali saya cek di twitter belum juga ada kabar terbaru dari kuis edisi Surabaya ini. Baru sekitar pukul 09.00 WIB ada kejelasan mengenai kuis ini, dan saya langsung berpikir keras memenuhi persyaratan kuis ini yaitu berfoto dengan album segala pernak-pernik dan merchaindes Sheila on 7. Beda dengan pertanyaannya yang semua Sheila Gank pasti langsung bisa tahu, karena sheila on 7 baru saja mendapatkan peghargaan tersebut. Di Tahun 2015 ini Sheila menyabet 3 penghargan di Indonesian Music Awards NET 2.0. Sebagai album of the years “musim yang baik”, Band Of The Years, dan Song Of The Years ”Lapang Dada”.

Selama perkuliahan saya menyusun jadwal bagaimana saya dapat memenuhi persyaratan tersebut.  Segala koleksi tentang sheila ada di rumah, sedangkan jadwal Kamis sampai Minggu ini sangat padat. Mulai dari Futsal Wijaya Competition  sabtu s.d minggu, seminar Jumat pagi dan kuis ini. Batas waktu mengikuti kuis adalah Sabtu pukul 07.00. saya akan pulang pada Jumat siang untuk mengambil segala macam koleksi tentang Sheila On 7.
Malam Jumatnya saya memantau perkembangan dari BASBSO7_SBY ini. Banyak juga yang mengikuti, beberapa koleksinya juga tak kalah banyak, hingga ada yang posting di group Facebook Sheila Gank Indonesia yang mengungkapkan kerguannya untuk kuis ini, saya langsung geleng kepala dan langsung pesimis melihat fotonya bersama koleksi kaos Sheila yang berjubel di dinding kamarnya. Dia adalah mbak Restiana Panca yang saat bertemu di Surabaya,  saya baru sadar ternyata dia adalah salah satu pemenangnya.
Foto Mb Resti dari Madura 

Berkat mbak Resti saya memutar otak sampai diperas untuk menggali ide yang bisa terkesan WOW (hehehe, lebay  yak). Bagaimana tidak membuat minder, dari segi kaos saya hanya punya 1 yang asli dari Sheila On 7 yaitu kaos member tahun 2008 kalau tidak salah. kemudian ada 2 kaos yang berbau sheila, seragam futsal saya yang selalu saya memesan dengan nomer punggung 507. Ya 507 sangat lekat dengan Sheila On 7, salah satu judul album di tahun berapa saya lupa J.

Album kaset koleksi saya pun tidak lengkap. Cuma ada “Sheila On 7”, “07 Des”, “Menentukan Arah”, “Berlayar”, dan “Musim yang Baik” serta kaset karoke keluaran sony musik ada 2 volume. Maklum, sebagai penggemar sheila untuk membeli semua kasetnya kala itu saya masih SD, belum mampu membeli sendiri. 2 kaset yang album 1 dan 3 pun itu warisan kakak saya yang memperkenalkan saya kepada So7, Album kedua “sebuah kisah klasik” pun dibarter oleh kakak saya dengan kaset Ari lasso, kala itu sempat sedih juga. Nah, kesempatan saat SMP ketika sudah bisa membeli sendiri kaset-kaset tersebut akhirnya saya kembali mencoba mengoleksi pernak-pernik sheila. Dari Majalah, foto dan album terbaru. Sempat mencari album yang lama namun tidak ada di toko kala itu. Intinya , koleksi saya tidak seberapa ya. 

Kebetulan di daerah saya Kendal ada komunitas Sheila Gank ya walaupun belum resmi, namun ada salah satu yang merupakan bisa dikatan pendiri atau sesepuh dari Sheila Gank Kendal ini. Mb Imma namanya, dahulu ketika ada pertemuan sempat menunjukkan koleksinya. Saya mencoba menghubungi anggota anggota Sheila Gank Kendal untuk meminjam beberapa koleksi yang mereka punya. Dari mbak Imma, mas ebba, mas habib sampai mas Memed (SG Compass). Namun beberapa tidak bisa karena yang punya tidak berada di rumah saat Jumat. Akhirnya jumat itu saya hanya berkunjung ke Mba Imma. Beberapa koleksi beliau ada yang hilang karena beliau baru saja menikah dan lahiran jadi ada beberapa koleksinya yang entah berpindah kemana.  Yang masih ada yaitu kaset sheila on 7 dan sebuah kisah klasik serta kipling kipling tentang sheila. Lumayan lah untuk menambahi koleksi pikirku, saya meminjam album yang sebuah kisah klasik.

Saya sampai dirumah ashar kalau tidak salah, kemudian langsung mengambil koleksi di lemari. Istirahat sejenak sambil mengobrol sama keluarga dan meminta doa restu seumpama menang maka akan ke Surabaya.  Maghrib langsung kembali ke Semarang. Sampai semarang pukul 19.30 WIB segala macam perlengkapan untuk menghiasi konsep saya besok pagi langsung saya beli. Kemudian teman-teman se-kos saya berdayakan untuk membuat segalanya. Semalaman kami lembur untuk membuat konsep kuis ini. Harus ramai dan penuh  di kamera pikir saya.

Esoknya pukul 05.00 WIB saya meminjam kamera SLR dan bersama teman satu kos ke halaman kampus untuk proses pemotretan J. Waktu pengupload paling lambat pukul 07.00, bisa dibayangkan betapa riwehnya hari itu? J. Saya dan teman teman mulai menyusun barang barang yang ada sedemikian rupa, sangat puas. Namun saya harus langsung bergegas berfoto dan mengupload. Pukul 06.30 dilokasi pemotretan  saya berusaha mengunggah namun terkendala jaringan. Untungnya tiba tiba ada notifikasi di @sheilaon7 bahwa kuis diperpanjang sampai pukul 09.00 WIB alhamdulillah J. Tepat pukul 07.00 saya berhasil menggunggah persyaratan kuis, dan secara resmi saya kembali ikut kuis BASBSO7 di detik-detik terakhir.
Dari beberapa foto, foto ini yang akhirnya saya pilih


Waktunya kembali ke kos dan bersih diri, mandi dan persiapan untuk berangkat ke Sekaran, Gunung Pati mengikuti pertandingan Futsal. Selama perjalanan ke tempat pertandingan saya selalu memantau twitter. Sesampainya di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB tiba-tiba ada DM masuk dari sheila on 7 “ada nomor yang bisa dihubungi ?”  sontak saya langusng meloncat kegirangan, padahal saya belu tahu menang apa tidak. Bergegas saya balas dengan penuh rasa berharap nomer HP kebanggaan. Setelah membaca pesan tersebut saya melempar kode ke teman-teman mungkin saya tidak bisa ikut pertandingan sampai akhir, mohon dimaafkan J. Beberapa menit kemudian ketika teman-teman akan pemanasan tiba-tiba telpon berbunyi. Dari nomor yang tidak bernama. Masih dengan perasaan dag dig dug der,  kuangkat telepon itu, ada suara cowok yang langsung dengan cepat memperkenalkan diri bahwa beliau adalah Mas Ibeng dari Manajemen Sheila On 7, yang menanyakan kesanggupan saya jika memang menang di BASBSO7_SBY untuk mengikuit persyaratan yang ada dan sampai di Surabaya minggu pukul 07.00 WIB. Jujur ketika berlangsung percakapan di telepon itu suara Mas Ibeng tidak jelas karena beliau masih dalam perjalanan, saya hanya menangkap beberapa pointnya dan tanpa pikir panjang saya jawab SIAP !!.

Belum lagi saya mendapat kepastian menang atau tidak kuis ini, saya langsung memberi kabar ke Kakak saya yang di Semarang bahwa seumpama saya akan ke Surabaya apakah dia siap mengantar ke terminal atau ke Stasiun. Saya seperti sudah tidak konsentrasi dengan pertandingan sore itu, saya pemanasan sambil memegang HP, memantau perkembangan dari mas Ibeng dan Kakak saya.  Pertandingan kurang dari 15 menit ketika resmi pengumuman dari tweet sheila on 7 bahwa saya memenangkan kuis tersebut. Keluarga dirumah langsung saya telpon bahwa saya akan ke Surabaya. Selama pertandingan saya memikirkan persyaratan yang sempat saya baca dan cara saya sampai ke Surabaya tepat waktu.

Bergegas selesai pertandingan meluncur ke kos untuk persiapan. hanya setengah jam waktu di kos untuk membereskan semua perlengkapan yang ada. Pukul 19.00 kakak saya sudah berada di depan kos dan saya siap untuk berjuang ke Surabaya dengan naik kereta :D

(bersambung.....)




Jumat, 22 Januari 2016

Musim yang Baik untuk Sheila on 7 and The Gank : Lucky On Ten Times Edisi 1

Haii... lama tidak psoting, maaf kemarin sedang fokus PPL , KKN dan mulai Skripsi ini. :). Kali ini saya akan bercerita tentang moment paling berharga di 2015. ada dua postingan, yng sebenarnya sudah saya buat lewat draf tapi baru sempat saya upload kali ini. Mari kita mulai ceritanya.

Mulai April 2015 kalau tidak salah, Manajement Sheila On 7 mengadakan kuis yang berjudul “Beruntungnya Aku Sehari Bersama Sheila On 7”, awal tahu tentang kuis #BASBSO7 ketika sudah H-1 penutupan kuis perdana BASB yang dilaksanakan di Kota Semarang. Padahal saya domisili di Kota Semarang, namun sayang saat itu sedang sibuk kegiatan kampus jadi tidak bisa ikut berpartisipasi.
Tapi tidak sampai disitu, ternyata BASB edisi kedua akan diadakan di Solo, tepat satu hari berikutnya. Kesempatan itu tidak saya siakan dengan berpose sesuai dengan tema “ekspresi lapang dada” dan mencoba menjawab pertanyaan  dengan benar J. Namun sayang rezeki saya bukan di Solo. Pertanyaan sewaktu di Solo yaitu “Siapakah yang bersiul di Lagu Selamat Datang Musim yang Baik”.
Ceritanya harus lapang dada karena diusir dari kos

Kuis-kuis BASB berikutnya yang rutin diadakan di setiap minggunya terus saja saya ikuti. Setelah Solo, kemudian Bandung, Malang, Bogor, Jogja, Cirebon, Tangerang, Pontianak. 
Temanya Beruntungnya Aku : Beruntungnya aku punya kucing banyak :)

Edisi Malang "canggung": foto sama Tim Futsal Kampus angkatan saya

Temanya "Selamat Datang" foto ini bersama anak-anak desa tempat saya berkemah

Kesempatan terbesar sebenarnya ketika BASBSO7_JGJ, karena menurut firasat saya, biasanya pemenang tidak jauh-jauh dari kota yag akan diadakan kuis. Namun, sayang saya salah menjawab pertanyaan “Berapa Lagu yang diciptakan Eross untuk SO7?” saya menjawab jumlahnya ada 67 lagu. Namun jumlah yang benar yaitu 68 lagu. Padahal video syarat yang saya buat sudah mengerahkan satu rombel kuliah :p sudah izin ke Dosen dengan berbagai alasan padahal Cuma mau upload video itu di mushola kampus.
Sebelum dosennya datang mahasiswanya saya ajak shooting dulu

Memang terdapat kesan-kesan tersendiri pada kuis BASBSO7 yang mensyaratkan video. Setelah Jogja ada kota Cirebon dan Tangerang yang bersyarat menyertakan video dengan tema tertentu. Cirebon temanya menirukan aksi gitaris kesayangan mas Eross Candra, video syaratnya saya buat ketika selesai acara pelatihan Pramuka. Kemudian kota Tangerang dengan syarat videoklip “Selamat Datang”, saya buat ketika ada kegiatan jalan-jalan pembubaran fungsionaris Pramuka di Goa Kreo Semarang.
Soal untuk edisi cirebon: Menirukan gaya Mas Eross
Setelah Kegiatan langsung menggila

Mungkin cuma adek Andre yang mau jadi bahan video saya
Pontianak pun saya ikuti

Retweet sama didoakan mbak Hervi Jogja

Dan yang paling berkesan tentu yang di Surabaya. Waktu pengumuman kalau mau ada kuis seingat saya hari Rabu sore ketika saya sedang menonton pertunjukkan Tari di Kampus saya. Kemudian soal keluar Kamis pagi yang langusng membuat saya langusng menyusun jadwal untuk menyelesaikan persyaratannya, “berfoto bersama koleksi album, merchendeis, pernak pernik berbau Sheila On 7. Maklum saat itu jadwal padat sekali. Kuis hanya berlaku sampai hari Sabtu pukul 07.00, padahal segala macam pernak pernik sheila ada di kampung. Dan hari Sabtu saya ada kejuaraan Futsal, belum lagi latihan latihan futsal. Tapi alhamdulillah perjuangan 3 hari tersebut tidak berakhir sia-sia. Walaupun harus melewatkan pertandingan semifinal futsal Wijaya Competition 2015 yang akhirnya gelar Juara bertahun tahun harus hilang dan harus lapang dada sebagai Juara 3. 
soal untuk BASBSO7_SBY
Kegilaan kala itu

Pengumuman saya buka saat pemanasan pertandingan
  
Bertanding sambil mikir cara sampai Surabaya esoknya jam 7 pagi

Oh iya, sepertinya memang Album musim yang baiknya SO7 kali ini juga menjadi musim yang baiknya para Sheila Gank. Untuk album Musim yang Baik nya ini saja saya dapat dari hasil memenangkan kuis dari langit musik. Dahulu persyaratannya dengan mengupload foto bertuliskan Musim Yang Baik J

untung ada pionering sisa kegiatan Pramuka



Sabtu, 20 Juni 2015

Keutamaan Salat Tarawih

Marhaban Ya Ramadhan,
Salam sejahtera bagi kita semua.
Alhamdulillah masih diberi rizki untuk bersua Ramadhan di tahun 2015 ini.

Mari perbanyak amalan yang meningkatkan keimanan kita.
Terutama sunnahyang hanya ada di Bulan Ramadhan.

Dari Ali bin Abi Thalib ra bahwa dia berkata: Nabi SAW ditanya tentang keutamaan-keutamaan tarawih di bulan Ramadhan. Kemudian beliau bersabda:

1. Orang mukmin keluar dari dosanya pada malam pertama, seperti saat dia dilahirkan oleh ibunya.
2. Pada malam kedua, ia diampuni, juga kedua orang tuanya, jika keduanya mukmin.
3. Pada malam ketiga, seorang malaikat berseru dibawah ‘Arsy: “Mulailah beramal, semoga Allah mengampuni dosamu yang telah lewat.”
4. Pada malam keempat, dia memperoleh pahala seperti pahala membaca Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Furqan (Al-Quran).
5. Pada malam kelima, Allah Ta’ala memeberikan pahala seperti pahala orang yang shalat di Masjidil Haram, Masjid Madinah dan Masjidil Aqsha.
6. Pada malam keenam, Allah Ta’ala memberikan pahala orang yang berthawaf di Baitul Makmur dan dimohonkan ampun oleh setiap batu dan cadas.
7. Pada malam ketujuh, seolah-olah ia mencapai derajat Nabi Musa a.s. dan kemenangannya atas Fir’aun dan Haman.
8. Pada malam kedelapan, Allah Ta’ala memberinya apa yang pernah Dia berikan kepada Nabi Ibrahim a.s.
9. Pada malam kesembilan, seolah-olah ia beribadat kepada Allah Ta’ala sebagaimana ibadatnya Nabi SAW.
10. Pada Malam kesepuluh, Allah Ta’ala mengaruniai dia kebaikan dunia dan akhirat.
11. Pada malam kesebelas, ia keluar dari dunia seperti saat ia dilahirkan dari perut ibunya.
12. Pada malam kedua belas, ia datang pada hari kiamat sedang wajahnya bagaikan bulan di malam purnama.
13. Pada malam ketiga belas, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari segala keburukan.
14. Pada malam keempat belas, para malaikat datang seraya memberi kesaksian untuknya, bahwa ia telah melakukan shalat tarawih, maka Allah tidak menghisabnya pada hari kiamat.
15. Pada malam kelima belas, ia didoakan oleh para malaikat dan para penanggung (pemikul) Arsy dan Kursi.
16. Pada malam keenam belas, Allah menerapkan baginya kebebasan untuk selamat dari neraka dan kebebasan masuk ke dalam surga.
17. Pada malam ketujuh belas, ia diberi pahala seperti pahala para nabi.
18. Pada malam kedelapan belas, seorang malaikat berseru, “Hai hamba Allah, sesungguhnya Allah ridha kepadamu dan kepada ibu bapakmu.”
19. Pada malam kesembilan belas, Allah mengangkat derajat-derajatnya dalam surga Firdaus.
20. Pada malam kedua puluh, Allah memberi pahala para Syuhada (orang-orang yang mati syahid) dan shalihin (orang-orang yang saleh).
21. Pada malam kedua puluh satu, Allah membangun untuknya sebuah gedung dari cahaya.
22. Pada malam kedua puluh dua, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari setiap kesedihan dan kesusahan.
23. Pada malam kedua puluh tiga, Allah membangun untuknya sebuah kota di dalam surga.
24. Pada malam kedua puluh empat, ia memperoleh duapuluh empat doa yang dikabulkan.
25. Pada malam kedua puluh lima , Allah Ta’ala menghapuskan darinya azab kubur.
26. Pada malam keduapuluh enam, Allah mengangkat pahalanya selama empat puluh tahun.
27. Pada malam keduapuluh tujuh, ia dapat melewati shirath pada hari kiamat, bagaikan kilat yang menyambar.
28. Pada malam keduapuluh delapan, Allah mengangkat baginya seribu derajat dalam surga.
29. Pada malam kedua puluh sembilan, Allah memberinya pahala seribu haji yang diterima.
30. Dan pada malam ketiga puluh, Allah ber firman : “Hai hamba-Ku, makanlah buah-buahan surga, mandilah dari air Salsabil dan minumlah dari telaga Kautsar. Akulah Tuhanmu, dan engkau hamba-Ku.”
Akhirnya, semoga amal ibadah kita diterima dan kita mendapatkan pangkat dan derajat dari Allah sebagai seorang yang bertakwa.

Sumber Hadist dari Kitab Duratun Nasihin, Bab Keistimewaan Bulan Ramadhan.
Waallhua'lam bishoab

Selasa, 14 April 2015

Selamat Jalan

Garis hidup adalah kuasaNya,
Secarik daun jatuh, ataupun debu yg berterbangan.
Sudah ada takdir nya diatas sana,

Bahkan ketika kita tertawa,
Ada sedih yg menyelimuti.
Tak bisa dinyana, apa yg detik nanti akan terjadi
Kehendak Illahi adalah yang hakiki.

Hari ini tak aka
n terulang lagi,
Semua marah canda tawa atau kecewanya,
Setiap kata yang pernah terucap
Bagai warisan yang tlah disiapkan .

Hari ini tak kan terulang lagi,
Hangat, dingin datar ramah dalam sapaannya,
Setiap langkah nya bagai jejak yang terpatri.
Yang terkenang dalam sanubari,


Selamat jalan Ayahanda tercinta sahabatku Fida Aulia,
sosok yang ramah dan sederhana
Semoga ditempatkan di sisi terbaikNYA,
innalillahi wainna ilaihi rajiuunnn..
 
Blogger Templates